api
tolonglah, enyah sejenak
tambur dada telah cepat berdetak
jangan kau libas nyalamu-panas
karena akalku mampu menjelma karang-padas
api
tolonglah, enyah sejenak
karena aku mampu membakarmu
dengan kobaran amarahku yang biru
api
tolonglah, sebentar minggir
beri jalan ketenangan aliran air

0 comments: