keringat kuli menjerit, hardik dentuman palu godam bangunan mencipta buruh, menganyam kemampuan petanda manusia menjadi uang perak pengganti tetangga, saudara dan dirinya menyulap kebahagiaan menjadi hanya sekedar kesenangan diluar dirinya; kaca sama harga dengan permata.
apakah aku Marxis???
ahh!!! tidak juga, tanpa dia kenyataan tetap ada hanya catatan kaki, tak pantaslah jadi isi
saya tidak punya apa-apa untuk diceritakan, tapi saya punya banyak bahan untuk saya tuliskan,
karena itu kritik dan sharing selalu saya nantikan, tidak hanya untuk perbaikan isi dan substansi tulisan juga untuk perbaikan diri pribadi,..
salam
0 comments: