PUSAT-PINGGIR

aku memanggul waktu, tersayat jemari matahari
kemudian di hantam langit kelam berselingkuh
bergayut bersama asap cerobong pabrik yg beku

paru yg kusam-berlobang
berlomba dg malaikat maut berwajah garang

kaki kecil, dekil menyeret lapar
bibir pecah, pucat-kusam
jd berarti saat kertas suara di bagi
setelah itu dijual,

seharga nasi bungkus dan air mineral

ahh!
manusia-manusia terkutuk
tp niscaya,

babu pememutar roda pedati semesta

0 comments:

Posting Komentar | Feed

Posting Komentar



 

Aksara Berdarah Copyright © 2009 REDHAT Dashboard Designed by SAER