ADU BULAN PADA PERDU

sulur kelam merambat pelan
merangkai kembang sedap malam
kelopaknya merampas seiris bulan

malam cemburu
bujuk-rayu-mengadu pada pucuk perdu
bangunkan kumbang dan kunang2
jelmakan laiknya sekerat bintang

telah aku layangkan kerinduan
sebagai pengantar kembang berkelopak bulan
terselip dipembuka amplop surat
bercap petanda cinta pd pembuka kalimat

akan tetapi,..
dalam diam, segera dan tiba-tiba

cahaya binar sekerat bulan
berderai; runtuh; melayang gemulai
menjerit; isak tangis menitip pada gerimis
pancaroba menyaring;
tiba dipelataranmu sekejab kering

kerontang memangsa pijar air mata
entah,..
semua tiba seolah rahasia

tanpa peta; langkah tersuruk
sesekali merunduk-takluk
membentur seketika tersungkur
seleret luka mengalur-bilur

0 comments:

Posting Komentar | Feed

Posting Komentar



 

Aksara Berdarah Copyright © 2009 REDHAT Dashboard Designed by SAER